Pengalaman Naik Subway di Jepang, Pertama Kali Beli Tiket Kereta Pakai Jidoukenbaiki

Dokumen: Fariz

Tahun 2024 jadi perjalanan pertama saya ke luar negeri dan langsung ke Jepang. Wah memorable banget pokoknya.

Dan Jepang adalah negara yang paling aku suka karena moda transportasinya yang saling terintegrasi. Nah aku kebetulan lebih sering naik kereta di Jepang dibandingkan bus.

Ini adalah pengalaman pertama sekaligus yang paling diingat selama saya jalan-jalan ke berbagai tempat.

Saya baru mengalami betapa hectic-nya stasiun-stasiun di Jepang. Tapi yang aku bikin kagum semuanya tertata rapi.

Pertama Kali Beli Tiket Kereta Pakai Jidoukenbaiki

Jidoukenbaiki (自動券売機) adalah mesin penjual tiket otomatis di stasiun.

Biasanya ada di:

- Stasiun JR (Japan Railways)
- Subway/Chikatetsu (地下鉄)
- Kereta Swasta/Shiritsu Tetsudou (私立鉄道)

Kali ini aku mau kasih pengalamanku beli tiket kereta untuk naik Subway/Chikatetsu (地下鉄)di Jepang. 

Ini adalah tampilan Jidoukenbaiki. 

Di sisi kiri terlihat pilihan berbagai bahasa seperti

  • Bahasa Jepang (にほんご)
  • English (えいご)
  • Chinese (ちゅうごくご)
  • Korean (かんこくご)
  • Other language
Kalau bukan orang Jepang boleh tekan English. Tapi karena aku sambil belajar jadi pake Nihongo hehe.

Di bawahnya ada おとな (dewasa) dan こども(anak-anak).

Di layar utama terlihat beberapa tombol:
チャージ(入金)yang artinya isi saldo kartu IC.

Kalau misal kamu punya PASMO atau Suica. Kalian bisa isi langsung di alat ini setelah tekan menu ini kalian akan diarahkan untu top up.

Terus ada QRコードをかざす artinya kalau punya tiket QR (misalnya beli online), scan di sini.

Di kanan atas terlihat harga 180円、220円、dll itu menunjukkan tarif sesuai dengan tujuan. Aku pilih 180 Yen karena aku naiknya dari Akihabara ke Shibuya ya jadi murah hehe.

Tapi kalau kamu tidak tau tarif bisa tekan 駅名検索 / ekimei kensaku (search by station name).

Nah kalau misal sudah OK, kita bisa masukan uangnya. Aku masukan 1000 yen. 

Dari mesin ini terlihat bahwa

Slot kanan adalah tempat memasukan uang kertas

Kalau koin sebenarnya ada tapi ketutupan sama tangan saya.

Sebelah kiri tempat masukan uang kertas adalah kartu IC. 

Bagian bawah tempat masukan uang kertas adalah tempat keluarnya uang kembalian.






Setelah masukan uang maka keluarlah tiket dari slot itu. 

Tiketnya kecil banget, jadi tolong jangan sampai hilang. 

Kalau hilang nanti kamu susah keluar melalui pintu 改札口(かいさつぐち)kaisatsu-guchi atau disebut gerbang tiket.





Ini adalah kembaliannya dari uang 1000 yen tadi. Canggih sih padahal mesinnya biasa aja keliatannya. 

Tapi Jepang emang lebih dulu menggunakan teknologi seperti ini.

Untuk itu aku suka banget sama negara ini.




Posting Komentar

0 Komentar