Mengintip Koleksi Berharga Museum Prabu Geusan Ulun



Museum Prabu Geusan Ulun terdiri dari beberapa bangunan yang masing-masing menyimpan koleksi berbeda. Salah satu koleksi paling terkenal adalah Mahkota Binokasih — peninggalan kerajaan Sunda yang usianya diperkirakan lebih dari 500 tahun. Mahkota ini dahulu digunakan oleh para raja sebagai simbol kekuasaan dan kini disimpan dengan perawatan khusus untuk mencegah kerusakan.

Mahkota Binokasih
Sumber: Fariz

Selain mahkota, museum ini juga memiliki berbagai keris pusaka, tombak, dan senjata tradisional lainnya yang dulunya digunakan dalam peperangan atau upacara adat. Setiap senjata memiliki cerita unik, mulai dari asal-usul pembuatannya hingga siapa saja yang pernah menggunakannya.

Koleksi keris di Museum Prabu Geusan Ulun
Sumber: Fariz

Tidak hanya senjata, pengunjung juga bisa melihat koleksi pakaian kebesaran raja dan ratu, lengkap dengan perhiasan yang dipakai pada masa itu. Pakaian ini dibuat dengan teknik tradisional dan bahan berkualitas tinggi yang mencerminkan status sosial pemakainya.

Gedung Srimanganti – Jejak Kemegahan Masa Lalu

Gedung Srimanganti adalah salah satu bangunan utama di kompleks museum ini. Gedung ini adalah gedung utama untuk menyimpan berbagai macam informasi dan koleksi dari Prabu Geusan Ulun yang di mana dulu adalah pemimpin kerajaan Sumedang Larang.

Di dalam Gedung Srimanganti, pengunjung dapat menemukan meja kursi antik, peralatan makan kerajaan, hingga foto-foto dokumentasi masa lalu. Bagi pecinta sejarah, tempat ini seperti mesin waktu yang membawa kita kembali ke era kejayaan Sumedang Larang.

Menyusuri Sejarah Sumedang Larang

Kerajaan Sumedang Larang memegang peranan penting dalam menjaga identitas budaya Sunda, terutama di masa peralihan agama Hindu ke Islam pada abad ke-16. Di bawah kepemimpinan Prabu Geusan Ulun, kerajaan ini menjalin hubungan politik dengan Kesultanan Cirebon dan Kesultanan Mataram, sekaligus mempertahankan warisan budaya lokal.

Hingga kini, nilai-nilai sejarah dan budaya tersebut masih hidup dalam kehidupan masyarakat Sumedang. 

Tips Berkunjung ke Museum Prabu Geusan Ulun

1. Datang di pagi hari – suasana lebih tenang dan cahaya alami bagus untuk fotografi.

2. Gunakan pemandu lokal – agar mendapatkan penjelasan detail tentang setiap koleksi.

3. Patuhi aturan museum – dilarang menyentuh koleksi tanpa izin dan gunakan kamera dengan bijak.

4. Jelajahi area sekitar – setelah dari museum, sempatkan mampir ke alun-alun Sumedang untuk mencoba tahu Sumedang asli.

Posting Komentar

0 Komentar